SELAMAT SIANG KAPTEN
Tadi malam 18/1 kami mendengar kabar engkau pergi ke luar kota, untuk urusan dinas kah kapten? Layaknya seorang pemimpin keluarga yang mencari nafkah untuk anak dan istrinya? Atauu oohh ya saya paham pasti engkau pergi sebentar ke salatiga karena ada keluarga yang hajatan bukan? Saya harap begitu, dan artinya pasti engkau akan pulang ke rumah dan membawa kabar yang lebih baik untuk kami nanti.
Jangan bereskan barang-barangmu yang menumpuk di mess ya kapten, itu bukankah rumahmu juga? Pemain idolamu Kurniawan Dwi Yulianto bukankah pemain jebolan Diklat ragunan dan klub kebanggaanmu juga bermarkas disana juga bukan?
Resto Mbah Jingkrak di GOR Bulungan, Soto Ceker Blok M, Sate Ayam Petrok, Ayam Bakar Babe Lili, Soto Betawi Bang Idris dan Nasi Uduk Kebon Kacang. Kalau bisa beri kami jadwal hari apa saja engkau berkunjung kesana ya kapten. Kami tidak minta untuk ditraktir ko’, kami hanya ingin sekedar bertegur sapa saja secara langsung, karena tegur sapa kami waktu http://savolchbonus.net engkau latihan dan bertanding biasanya selalu engkau anggap dingin, karena kami tau engkau sedang berkonsentrasi penuh bukan? Hehehe..
Ohh iya kapten,waktu engkau pulang nanti ajari kami cara membedakan meloncat dan melompat ya. Setahu kami engkau tidak pernah meloncat dari masalah tetapi engkau selalu melompat untuk mengambil ide permasalahan tersebut dan itulah itikad dari seorang pemimpin.
Kapten,kita mungkin tidak lagi selalu berhadapan dan bertatap penuh harapan seperti layaknya katedral dan istiqlal, tapi memang cinta dan loyalitas bukan hanya sekedar verba dan wacana. Karena kami tahu bahaya jika cinta loyalitas hanya sekedar verba dan wacana, siapa yang meninggalkan dan siapa yang ditinggalkan akan jadi masalah utama. Tetapi balada ini tidak bercerita tentang siapa yang meninggalkan dan siapa yang ditinggalkan,karena kami yakin engkau akan kembali pulang kapten
Tidak ada komentar:
Posting Komentar